Latest Music :
Home » » Perbaikan "Memproses Buku Besar"

Perbaikan "Memproses Buku Besar"

Senin, 23 April 2012 | 0 komentar


PEMBAHASAN

Disusun oleh: Dian Oentoro Unggul Raharjo/10/XII IPS 1 Petrus Kanisius Andre/26/XII IPS 1Theresia Nita/35/XII IPS 1 SKL:
Mencatat transaksi perusahaan jasa dalam jurnal dan buku besar

JURNAL dan BUKU BESAR dalam PERUSAHAAN JASA

Siklus akutansi pada tahap pencatatan akuntansi perusahaan jasa adalah sebagai berikut :

Jurnal
A.      Pengertian Jurnal
Jurnal berasal dari kata ’journal’ (bahasa perancis) yang artinya buku harian. Jurnal adalah alat yang digunakan untuk mencatat transaksi perusahaan yang dilakukan secara kronologis, dengan menunjukkan akun yang harus di debet dan di kredit beserta jumlahnya masing-masing. Jurnal disebut juga ‘book of original entry’ (buku catatan pertama), karena setiap transaksi yang terjadi dalam perusahaan harus dicatat dahulu dalam jurnal sebelum dibukukan dalam buku besar.

B.      Fungsi Jurnal
Jurnal memiliki fungsi sebagai berikut :
1.       Fungsi pencatatan
Jurnal merupakan alat untuk mencatat semua transaksi yang terjadi secara keseluruhan berdasarkan bukti dokumen yang ada.
2.       Fungsi Historis
Jurnal merupakan alat untuk mencatat semua transaksi yang terjadi sesuai dengan urutan waktunya (kronologis).
3.       Fungsi Analisis
Jurnal merupakan hasil analisis dari bukti-bukti transaksi sehingga jelas letak debet/kredit dari akun yang akan dicatatkan beserta jumlahnya.
4.       Fungsi Instruktif
Jurnal merupakan instruksi atau perintah untuk melakukan pemindah bukuan (posting) ke dalam buku besar.
5.       Fungsi informatif
Jurnal memberikan informasi mengenai transaksi yang terjadi sehingga kegiatan perusahaan terlihat jelas.

C.      Bentuk Jurnal
Secara umum bentuk jurnal dapat dibedakan menjadi dua yaitu :

1.       Jurnal Umum
Apabila transaksi perusahaan masih sedikit, jurnal umum dengan dua kolom, debet dan kredit, sudah cukup sebagai pencatatan pertama akuntansi. Jurnal umum merupakan jurnal yang digunakan untuk mencatat semua jenis transaksi yang terjadi, dan apabila perusahaan menggunakan jurnal khusus maka jurnal umum digunakan mencatat transaksi yang tidak dapat dicatatkan ke dalam salah satu jurnal khusus yang ada.
2.       Jurnal Khusus
Apabila transaksi perusahaan makin banyak dan berulang kali terjadi dengan frekuensi yang tinggi seperti pembelian,penjualan,penerimaan,kas,dan pengeluaran kas, diperlukan jurnal khusus untuk melakukan pencatatan transaksi demikian. Jurnal khusus merupakan jurnal yang digunakan untuk mencatat setiap transaksi yang sejenis dan berulang kali terjadi.

Buku Besar (ledger)

A.      Pengertian Buku Besar
Buku besar adalah alat yang digunakan untuk mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada suatu perkiraan tertentu yang disebabkan oleh adanya transaksi keuangan. Istilah buku besar identik dengan akun, perbedaanya hanyalah dalam penyebutan.

B.      Bentuk Buku Besar
Bentuk buku besar yang dipergunakan suatu perusahaan dapat dibeda-beda disesuaikan dengan kebutuhan.
Bentuk-bentuk buku besar terdiri dari :
1.       Bentuk T
Bentuk T adalah buku besar berbentuk huruf T. buku besar ini merupakan buku besar yang paling sederhana dan paling banyak digunakan,biasanya untuk keperluan analisis transaksi dan keperluan menjelaskan mekanisme penggunaan akun dalam penjelasan akuntansi.
2.       Bentuk Skontro
Bentuk skontro adalah buku besar berbentuk sebelah-menyebelah atau disebut 2 kolom. Buku besar ini merupakan buku besar bentuk T yang lebih lengkap.
3.       Bentuk Staffel
Bentuk staffel adalah buku besar berbentuk halaman dan memiliki lajur saldo. Buku besar ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu buku besar 3 kolom (memiliki lajur saldo tunggal) dan buku besar 4 kolom ( memiliki lajur saldo rangkap).

 
Posting

A.      Pengertian Posting
Posting adalah memindahkan ayat-ayat jurnal yang telah dibuat dalam buku jurnal ke buku besar. Nama keterangan yang diposting ke buku besar harus sesuai dengan nama keterangan yang tertulis di dalam jurnal. Dalam perusahaan-perusahaan besar biasanya posting ke buku besar dilakukan dengan menggunakan mesin pembukuan atau secara otomatis dilakukan dengan komputer.

Neraca Saldo

A.      Pengertian Neraca Saldo
Neraca Saldo adalah daftar yang berisi saldo-saldo dari seluruh keterangan yang ada di dalam buku besar pada suatu saat tertentu.
Tujuan  pembuatan Neraca Saldo adalah :
1.       Untuk menguji kesamaan debit dan kredit di dalam buku besar.
2.       Untuk mempermudah penyusunan laporan keuangaan.
Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

Post

Ramalan

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. MOZZA TASK - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Free Blogger Template