Latest Music :
Home » » Scanner

Scanner

Minggu, 10 Juni 2012 | 0 komentar


Teknologi scanner berkembang didasarkan pada kebutuhan untuk meng-copy dan menyimpan data dalam jumlah banyak dengan cepat, dalam bentuk yang ringkas (praktis). Selain itu juga adanya kebutuhan akan record data dalam bentuk 3 dimensi. Scanner menjadi solusi untuk menginput data ke dalam bentuk digital sehingga dapat diolah sesuai kebutuhan.
Penemuan Scanner
  • Penemuan Scanner sangat terkait erat dengan perkembangan teknologi photograpy, photocopy dan optical machine
  • Bar Code Reader Scanner pertama kali digunakan pada tahun 1974 di supermarket Marsh di kotaTroy-Ohio , meskipun bar-code itu sendiri telh dipakai sejak 1966.
  • Baru pada tahun 1995 scanner dikembangkan dan dipasarkan secara masal dengan berbagai bentuk yang dikenal sekarang.
  • Colour scanner baru dikembangkan pada akhir 1998
  • Penemuan scanner ini, khususnya optical scanner telah mendasari perkembangan teknologi biometrik scanner.
Definisi
  • Pemindai atau scanner merupakan suatu alat yang digunakan untuk memindai suatu bentuk maupun sifat benda, seperti dokumen, foto, gelombang, suhu dan lain-lain. Hasil pemindaian itu pada umumnya akan ditransformasikan ke dalam komputer sebagai data digital.
Kegunaan Scanner
  • Scanner berguna untuk mengcopy data (bentuk,text, image) dengan cepat, dan mengkonversikannya ke dalam data digital.
  • Secara khusus kegunaan scanner tergantung pada jenisnya, misalnya: scanner logam untuk mendeteksi logam, scanner OMR dapat digunakan untuk memeriksa lembar jawaban, dan pemindai sinar x yang dikembangkan untuk kebutuhan dunia kedokteran.
Jenis
Terdapat beberapa jenis pemindai bergantung pada kegunaan dan cara kerjanya, antara lain:
  • pemindai gambar
  • pemindai barcode
  • pemindai sinar-X
  • pemindai cek
  • pemindai logam
  • pemindai Optical Mark Reader (OMR)
Di antara jenis-jenis pemindai tersebut, pemindai gambar adalah yang paling sering disebut sebagai pemindai.
Which type of scanner do you need?
  • Sekarang ini, ada beragam tipe scanner yang tersedia tergantung dari kebutuhan pengguna.
  • Pertimbangan memilih Scanner didasarkan pada : Kegunaan, Memory, Resolusi, Kepraktisan, Harga dan anggaran.
  • Beberapa tipe yang umum digunakan dan dijual di pasar diantaranya : Drum, Flatbed, Hand
Anatomi Scanner
  1. Charge-coupled device (CCD) array
  2. Mirrors
  3. Scan head
  4. Glass plate
  5. Lamp
  6. Lens
  7. Cover
  8. Filters
  9. Stepper motor
  10. Stabilizer bar
  11. Belt
  12. Power supply
  13. Interface port(s)
  14. Control circuitry
Software Scanner
  • Software dari produsen yang berbeda umumnya menyediakan feature yang mirip, meskipun secara prinsip sama bisa tampak berbeda.
  • Hampir setiap Scanners ditambahkan dalam personal computer dengan Small Computer System Interface (SCSI). Beberapa aplikasi seperti PhotoShop menggunakan TWAIN program untuk membaca gambar. Namun untuk negatif film, Vuescan akan memberikan hasil yang lebih baik. Sedangkan untuk membaca teks bisa menggunakan Omnipage.
  • Beberapa produsen besar scanner diantaranya: Epson, Hewlett-Packard, Microtek, Relisys, Xerox dan Umax.
Personal copier for personal computer
  • Scanner bekerja seperti mata bagi PC. Dengan ribuan sel yang bekerja seperti kumpulan ribuan lensa mata lebah, melihat gambar, merekam aktivitas, membaca dan mengartikan  dengan cepat “hard copy text” (dengan adanya software bantu).
  • Scanners melihat dan bekerja seperti personal copiers dan bisa digunakan bersama-sama (share much of the same technology). Hanya dengan meletakkan lembaran kertas diatas kaca, dan menekan tombol sofware, maka scanner mengcopy gambar anda ke komputer.
Tipe file format gambar hasil scanning
File format
Image size
No. of colours
BMP - RGB
1MB
16.7 million
BMP -RLE
83KB
256
GIF
31KB
256
JPEG - min. compression
185KB
16.7 million
JPEG - min. progressive compression
150KB
16.7 million
JPEG - max. compression
20KB
16.7 million
JPEG - max. progressive compression
16KB
16.7 million
PCX
189KB
16.7 million
TIFF
1MB
16.7 million
TIFF - LZW compression
83KB
16.7 million
Resolusi Scanner
  • Varian scanner ada pada resolusi dn ketajaman. Flatbed scanners umumnya mempunyai resolusi dasar at least 300x300 dots per inch (dpi).
  • Dpi scanner tergantung pada jumlah sensor dalam satu baris (x-direction sampling rate) pada CCD atau CIS array dengan ketepatan stepper motor (y-direction sampling rate).
Ketajaman sangat tergantung pada kualitas mateial optic yang digunakan untuk membuat lensa dan kekuatan terang sumber cahaya.
Sorot lampu Xenon dan lensa yang berkualitas tinggi akan membuat hasil lebih jernih, dan akhirnya menjadi lebih tajam, dibandingkan dengan pendaran lampu standar dan lensa biasa.
Tentu saja, banyak scanner yang mengklaim memiliki resolusi hingga 4,800x4,800 or even 9,600x9,600. Untuk memperoleh resolusi hardware dengan sampling rate sumbu x sebanyak 9,600 maka dibutuhkan  81,600 sensor CCD array.
Jika melihat spesifikasi ini, resolusi tinggi ini sering kali terjadi karena didukung oleh penggunaan software yang memperbesar resolusi atau sesuatu yang mirip. Apa Artinya?


Interpolation
  • Interpolation is a process that the scanning software uses to increase the perceived resolution of an image. It does this by creating extra pixels in between the ones actually scanned by the CCD array. These extra pixels are an average of the adjacent pixels. For example, if the hardware resolution is 300x300 and the interpolated resolution is 600x300, then the software is adding a pixel between every one scanned by a CCD sensor in each row.
  • Another term used when talking about scanners is bit depth, also called color depth. This simply refers to the number of colors that the scanner is capable of reproducing. Each pixel requires 24 bits to create standard true color and virtually all scanners on the market support this. Many of them offer bit depths of 30 or 36 bits. They still only output in 24-bit color, but perform internal processing to select the best possible choice out of the colors available in the increased palette. There are many opinions about whether there is a noticeable difference in quality between 24-, 30- and 36-bit scanners.
Scanner in the future
  • Dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi camera digital, teknologi handpone dan teknologi informasi-komunikasi lainnya, maka Teknologi scanner di masa depan mungkin saja berkembang menjadi bagian dari hendphone,bahkan mungkin kacamata.

Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

Post

Ramalan

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. MOZZA TASK - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Free Blogger Template